Pemberdayaan (empowerment) merupakan suatu istilah yang
muncul bersamaan dengan adanya kesadaran pada perlunya partisipasi
masyarakat dalam pembangunan. Dalam kaitanya dengan otonomi daerah dan
desantralisasi pemerintahan maka pemberdayaan masyarakat merupakan suatu
yang sangat penting dan mendesak untuk dilakukan. Pemberdayan sendiri
menurut Mukhtar Sarman (1996) bermakna suatu upaya untuk selalu
mendorong dan merangsang adanya proses kemandirian masyarakat (self sustaining process).
Sebab tanpa adanya kemandirian maka suatu bentuk partisipasi masyarakat
tidak akan terbentuk, namun yang muncul justru mobilisasi. Pemberdayaan
sendiri dapat dikaitkan dengan proses transformasi sosial, ekonomi dan
bahkan politik (kekuasaan), dalam hal yang terakhir ini pemberdayaan
berarti proses penumbuhan kekuasaan atau kemampuan diri.
1. Ketua Lembaga Kajian Sosial Masyarakat (LKSM) - Cabang Solok
2. Sekretaris Forum Redam Korupsi (FORK) – Cabang Solok
Senin, 16 Desember 2013
Jumat, 06 Desember 2013
Sistem Pendidikan dan Integritas Anti Korupsi
Upaya keras berbagai panitia seleksi guna mencari anggota
komisi-komisi atau lembaga negara yang memiliki integritas pribadi yang
antikorupsi, bersih, dan jujur di masa mendatang tampaknya akan semakin
sulit membuahkan hasil gemilang. Setelah beberapa kali upaya pencarian
calon semacam itu dilakukan, telah muncul pola atau kecenderungan
sebagai berikut.
Pertama, terdapat beberapa nama yang aktif melamar guna menjadi calon
di berbagai kesempatan mengindikasikan tipisnya lapisan menengah di
Indonesia yang berani jual diri menyangkut integritas kepribadian dan
track record bersih serta jujur.
Senin, 02 Desember 2013
KEBIJAKAN DAN STRATEGI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI INDONESIA
Setiap negara di dunia memiliki keunikan tersendiri dalam membina dan memelihara kerukunan umat beragama, tak terkecuali Indonesia. Keunikan tersebut terjadi karena bermacam-macam faktor seperti sejarah, politik, sosial, budaya/etnis, geografi, demografi, pendidikan, ekonomi, serta faktor keragaman agama itu sendiri.
Di Indonesia sendiri, sejak zaman pra-sejarah sudah berkembang berbagai agama dan kepercayaan, baik agama asli seperti animisme, dinamisme, maupun agama impor yang dibawa oleh pendatang dari Barat maupun Timur. Agama-agama ini dibawa melalui jalur perdagangan, politik imperialisme, dan misi agama (gold, glory, and gospel). Semenjak itulah agama-agama yang ada di Indonesia terus berkembang dan diikuti oleh semakin bertambahnya jumlah para pemeluk, hingga saat ini tak kurang ada enam agama resmi yang diakui oleh negara yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghuchu, ditambah dengan bermacam-macam aliran/sekte lainnya. Meskipun demikian situasi kerukunan umat beragama di Indonesia relatif terpelihara dengan baik.
Untuk melihat bagaimana kondisi kerukunan umat beragama di Indonesia, mari kita tinjau dulu sekilas keadaan Indonesia.
Selasa, 12 November 2013
Korupsi merajalela di seluruh dunia
Lebih dari separuh
responden dalam survey korupsi global yang dirilis Selasa ini menilai
korupsi semakin memburuk pada dua tahun terakhir, dan seperempat
responden mengaku telah menyuap pejabat dalam 12 bulan terakhir.
Survey yang diadakan lembaga nirlaba berbasis di Berlin, Transparency International, itu juga mendapati fakta orang telah kehilangan kepercayaan kepada institusi-institusi seperti polisi, pengadilan dan partai politil yang semestinya membantu dan melindungi mereka.
Para responden juga meyakini upaya-upaya antikorupsi telah menyurut sejak 2008 mulai krisis keuangan dan ekonomi dunia.
Survey yang diadakan lembaga nirlaba berbasis di Berlin, Transparency International, itu juga mendapati fakta orang telah kehilangan kepercayaan kepada institusi-institusi seperti polisi, pengadilan dan partai politil yang semestinya membantu dan melindungi mereka.
Para responden juga meyakini upaya-upaya antikorupsi telah menyurut sejak 2008 mulai krisis keuangan dan ekonomi dunia.
Kamis, 24 Oktober 2013
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Desa
Pemberdayaan masyarakat,
secara lugas dapat diartikan sebagai suatu proses yang membangun
manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat,
perubahan perilaku masyarakat, dan pengorganisasian masyarakat. Dari
definisi tersebut terlihat ada 3 tujuan utama dalam pemberdayaan
masyarakat yaitu mengembangkan kemampuan masyarakat, mengubah perilaku
masyarakat, dan mengorganisir diri masyarakat.
Kemampuan
masyarakat yang dapat dikembangkan tentunya banyak sekali seperti
kemampuan untuk berusaha, kemampuan untuk mencari informasi, kemampuan
untuk mengelola kegiatan, kemampuan dalam pertanian dan masih banyak
lagi sesuai dengan kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi oleh
masyarakat.
Memberantas Korupsi dengan Teknologi
Korupsi telah menjadi laksana benalu yang menghisap sumber daya
pertumbuhan bangsa Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terhambat
dengan tingginya tingkat korupsi yang terjadi. Teknologi telah
menunjukkan perannya dalam mengatasi berbagai masalah. Apa kira kira
peran yang dapat dimainkan oleh teknologi dalam pemberantasan korupsi.
Word Economic Forum mengumumkan survey tentang factor factor yang
berpengaruh pada pengembangan kegiatan usaha di Indonesia. Ada 15 faktor
yang diindikasikan berpengaruh pada laju pengembangan kegiatan usaha:
Inefficient government bureaucracy, Corruption, Inadequate supply of
infrastructure, Access to financing, Inflation, Government instability,
Policy instability, Tax regulations, Inadequately educated workforce,
Restrictive labor regulations, Poor work ethic in national labor force,
Crime and theft, Tax rates, Poor public health, Foreign currency
regulations. Dari 15 faktor tersebut, hasil survei menunjukkan bahwa
korupsi menempati peringkat ke dua dengan persentase jawaban sebesar
16,0% dari responden survei. Tempat teratas ditempati oleh birokrasi
yang tidak efisien sebesar 16,2%. Hasil ini merupakan indikasi betapa
besarnya dampak negatif korupsi dalam menghambat kemajuan perekonomian
nasional. Oleh sebab itu, perlu dilakukan berbagai langkah dengan
mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk memberantas korupsi.
Salah satu factor yang perlu dimaksimalkan adalah peran teknologi.
KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Sebelum kita berbicara lebih lanjut,
ada baiknya kita selintas memahami apa sesungguhnya konsep kemiskinan,
pembangunan dan pemberdayaan masyarakat itu sendiri. Konsep
“pemberdayaan” (empowerment) telah mengubah konsep pembangunan dan
sekaligus strategi bagaimana mengentaskan kemiskinan khususnya di
pedesaan. Perubahan ini sering disebut orang sebagai perubahan paradigma
atau serangkaian perubahan mulai dari tataran konsep, teori,
nilai-nilai, metodologi sampai ke tataran pelaksanaannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
